Kaca Sebagai Penutup Atap Canopy



Saat  ini banyak pemilik rumah membuat pergola untuk menaungi carport, macam - macam bahan yang digunakan untuk penutupnya. secara garis besar, bahan ini terdiri dari 2 jenis, yaitu transparan (clear roofing) dan non transparan (non clear roofing)
bahan transparan banyak di gunakan di karenakan tidak membuat carport menjadi gelap. material penutup atap yang tergolong transparan di antaranya , polycarbonat, fiberglass dan PVC.Tapi ababila anda bosan dengan bahan penutup pergola yang itu itu saja, anda bisa mencoba kaca. Mungkin anda akan berfikir, apakah bisa? bagaimana antara sambungan kaca dan rangkanya? jenis kaca apa yang di pakai?

MENGGUNAKAN SISTEM JEPIT
Seperti struktur bangunan lain, struktur pergola juga harus kuat dan aman, salah satu sistem yang bisa digunakan untuk penggunaan atap kaca adalah sistem spider fitting atau sistem jepit
Sistem ini menggunakan penjepit yang berfungsi menggabungkan lembaan-lembaran kaca. Sebelum sistem ini dipasang, kerangka pergola sebagai tumpuan kaca harus di persiapkan terlebih dahulu, pilihlah kerangka dari besi hollow, ini di karenakan untuk menyambung bagian dari sistem ini haru menggunakan sistem las.
Setelah rangka terpasang, bagian dari spider fitting (konektor) di sambungkan pada bagian rangka. Baru setelah itu, kaki spider di pasang, setidaknya ada emaet bentuk kaki spider, pemilihannya tergantung dari rangka bagian sebelah mana yang akan di pasang kaki spider. Bila dibagian tengah atap, maka bisa menggunakan kaki empat, atau bila dibagian ujung pergola bisa menggunakan kaki spider satu.

Sesudah itu, kaca di pasang pada rangka pergola dengan mengaitkan kaki spider dengan routel yang sebelumnya di pasang pada kaca. Selesailah sudah pemasangan pergola.

Bentuk pergola seperti ini memang beda dari yang lain, namun harga untuk membuat pergola seperti ini lebih mahal di bandingkan dengan bentuk pada umumnya.

INFO : 
kaca yang memerlukan ketahanan tinggi - kuat terhadap perubahan cuaca dan tahan terhadap benturan -       dianjurkan menggunakan kaca tempered, yaitu kaca yang di perkeras dan seandainya pecah akan menjadi serpihan kecil. Kaca ini di buat dengan proses pemanasan suhu tinggi dan didinginkan secara mendadak dengan udara dingin